Belajar dari Strategi Marketing Apple

Steve Jobs yang merupakan pendiri perusahaan berbasis teknologi, Apple memang dikenal sebagai salah satu pelopor teknologi tingkat dunia. Meskipun tidak menyelesaikan strata pendidikannya, Steve Jobs berhasil membuktikan kesuksesannya lewat perusahaan Apple. Inovasi merupakan ciri khas pemikiran Steve Jobs. Ia menghasilkan produk yang selangkah lebih maju, yang tidak pernah terpikirkan oleh konsumennya dan juga kompetitornya.

Disaat perusahaan teknologi lain beriklan dengan saling mengunggulkan produk satu sama lain. Steve Jobs dengan produk Apple-nya berani mengambil langkah berbeda. Kunci keberhasilan Steve Jobs adalah kombinasi dari strategi marketing yang dirancangnya dengan sangat hati-hati. Apabila anda adalah calon pemilik perusahaan atau sedang merintis sebuah bisnis, berikut adalah beberapa tips sukses strategi Marketing Apple yang bisa diterapkan dalam bisnis Anda.

1. Fokus Pada Nilai Keunikan Dibanding Harga

Apple tidak pernah terjebak dalam persaingan harga, perusahaan ini selalu mempunyai cara sendiri untuk menentukan harga untuk setiap produknya. Mereka lebih berfokus untuk mengembangkan nilai keunikan produknya daripada menghabiskan waktu untuk menentukan harga suatu produk. Nilai keunikan tersebutlah yang menjadi kekuatan dibandingkan dengan kompetitor lain-nya.

2. Terus melakukan inovasi

Kunci dari semua yang dilakukan Apple adalah inovasi, inovasi inilah yang membuat Apple mampu bertahan dalam kondisi persaingan yang luar biasa ketat. Apple tidak pernah berhenti untuk selalu berinovasi, dengan terus meluncurkan produk-produk inovatif terbaru-nya. Dengan inovasi-nya telah membuat perusahaan raksasa teknologi ini selalu berada di baris terdepan dari kompetitor lainnya.

3. Strategi branding dalam pemasaran

Dengan logo serta nama perusahaan yang mudah diingat, Apple menanamkan ide bahwa barang-barang produksinya merupakan teknologi canggih yang mudah digunakan atau bisa dibilang user friendly. Kebalikan dari pemahaman umum bahwa semakin canggih suatu alat, maka semakin rumit pengoperasiannya.

4. Mendengarkan masukan dari pelanggan

Dengan hadirnya media sosial, pelanggan memiliki banyak cara untuk mengekspresikan opini mereka untuk produk-produk suatu perusahaan. Apple menyadari pentingnya hal itu dengan mengarahkan pengembangan produk sesuai dengan keinginan pelanggan. Hingga perusahaan ini berhasil meraih keuntungan dengan membuat sejarah dalam peluncuran produknya. Apple juga selalu update dan menjaga komunikasi dengan para pengguna produk-nya. Setiap meluncurkan produk terbarunya maka akan diadakan seminar dan gathering untuk para pelanggannya.

5. Bangun Sebuah Pengalaman

Semua orang bisa membuat produk, namun tidak semuanya mampu menciptakan sebuah pengalaman bagi penggunanya. Dimana pengalaman tersebut mampu diingat dan membuat mereka dengan rela kembali pada bisnis Anda lagi. Dalam hal ini, Apple benar-benar menerapkan hal tersebut dengan sempurna. Pengalaman merupakan senjata ampuh jika ingin produk anda unggul diantara prouk-produk yang lain. Karena saat ada 1 pengguna yang mengalami pengalaman baik dengan produk anda, maka ia akan menyebarkannya dengan sukarela dan menjadi ‘marketing gratis’ untuk Anda.

Menjadi besar seperti Apple tidaklah didapat dengan mudah. Butuh waktu dan pengalaman bertahun–tahun untuk mendapatkan kesuksesan seperti saat ini. Kini, dengan ketatnya persaingan pasar saat ini, Anda harus dapat memenangkan pasar dengan strategi marketing yang tepat dan juga ide yang inovatif. Anda dapat meniru dari strategi yang diterapkan oleh Apple. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *