10 Tips dan Trik agar Foto Smartphone Kamu Tampak lebih Profesional

Bagaimana caranya untuk mengambil foto lebih baik dengan smartphone  kamu? Kamu hanya perlu untuk berhenti menggunakan mode Auto di kamera smartphone kamu. Berikut ini adalah 10 tips dan trik agar foto tampak profesional dan dapat mengubah kualitas foto kamu.

1.Bersihkan Lensa-nya

Tempat pertama untuk memulai ketika untuk mengambil gambar yang lebih bagus adalah dengan membersihkan lensa kamera smartphone kamu. Lensa kamusering menjadi kotor dan mengakibatkan hasil gambar akan menjadi kabur. Mulai sekarang, setiap kali kamu mengambil gambar, ingatlah untuk mengelap lensa smartphonemu dengan baju (cara cepat) untuk membersihkannya.

2.Foto dengan mode landscape

Banyak orang telah terbiasa dengan format gambar 16: 9 dan karena itulah gambar dengan mode portrait cenderung terlihat sedikit aneh sekarang. Jangan gunakan mode portrait kecuali kamu mempunyai alasan penting kenapa itu dibutuhkan (contoh: mengambil gambar menara Eiffel dari dekat). Selalu ingat untuk mengambil gambar di mode landscape!

3.Hindari menggunakan lampu flash

Bahkan pada kamera DSLR , fungsi lampu flash umumnya hanya dipakai pada keadaan tertentu saja. Jika gambarmu ingin terlihat alami, maka selalu gunakan cahaya alami selama itu masih memungkinkan.

Ada tempat dan waktu tertentu untuk penggunaan LED flash pada kamera smartphonemu, tapi karena letaknya cenderung berada sangat dekat dengan lensa, maka dapat mengakibatkan gambar memiliki efek yang sedikit mencolok. Meningkatkan nilai eksposur (EV) dan ISO pada kameramu selalu direkomendasikan jika cahaya alami tidak cukup. Ingatlah bahwa peningkatan ISO juga akan meningkatkan ‘noise’ dalam gambar kamu.

4.Periksa rincian foto terbaik, terburuk dan auto milik kamu

Kita semua memiliki beberapa foto yang tampil sangat baik dan beberapa lainnya yang tampil buruk/mengecewakan. Setiap kali kamu mengambil foto yang bagus atau buruk, boleh diperiksa ‘rincian’ foto untuk melihat setting ISO, waktu paparan dan aperture itu.

Dengan cara ini , kamu akan perlahan-lahan belajar pengaturan terbaik untuk mengambil gambar dengan kondisi cahaya tertentu di smartphonemu. Hal ini sangat berguna untuk foto ‘auto’ agar kamu bisa belajar pengaturan default kameramu dan dapat menyesuaikannya jika perlu.

5.Jangan pernah menggunakan digital zoom!!

Digital zoom terkenal dapat menghancurkan foto yang diambil dengan smartphone. Kecuali kamera smartphone kamu memiliki zoom optik (di mana lensa kamera sebenarnya menjorok keluar dari gadget kamu), semua zooming yang biasa kalian lakukan adalah hanya memperbesar dan memotong gambar.

Saya sering mendengar orang bertanya: “Bukannya saya bisa melakukan hal tersebut setelah saya sukses mengambil foto saya?”. Jawabannya adalah ya, kamu bisa dan itu intinya! Digital zoom hanya mempersempit pilihan editing untuk gambar kamu. Lebih baik ambil gambar seperti biasa lalu kamu dapat melakukan zoom, edit dan memotong secara manual sesuai kebutuhan.

6.Pakailah filters

Ada banyak orang di luar sana yang membenci semua filter indah yang kamu bisa tambahkan di fotomu. Tetapi untuk kamu, pengguna smartphone atau fotografer kasual, pilihan filter retro, hitam- putih, Windmere, Islandia, dan filter hipster lainnya benar-benar dapat menambahkan karakter ke sebuah foto. Kebanyakan smartphone Android datang dengan pilihan filter, tetapi jika kamu merasa bahwa itu belum cukup, cobalah Pixlr (sebelumnya Pixlr Express) dan VSCO untuk mendapatkan pilihan ekstra.

7.Gunakan mode HDR

HDR adalah mode penting untuk mengambil foto objek yang tidak bergerak selama tanganmu stabil. Mode HDR (high dynamic range) memastikan bahwa pencahayaan dan bayangan dalam foto yang terkena secara merata. Hal ini sangat berguna untuk foto dengan kontras tinggi.

Mode HDR membutuhkan dua gambar atau lebih dari berbagai eksposur secara hampir bersamaan. Bagian gambar yang terbaik dan paling terang akan digabungkan menjadi satu foto. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kestabilan tanganmu seaat mengambil gambar agar gambarnya tidak kabur.

8.Trik “pantulan dari kacamata”

Jika kamu memiliki sepasang kacamata hitam dengan lapisan reflektif pada lensa-nya, kamu dapat menggunakannya untuk menangkap perspektif yang baik untuk gambar-mu, seperti pada contoh di bawah . Sumber cahaya harus selalu tercermin dari lensa untuk membantu lebih menangkap adegan atau tindakan yang ada dalam pandanganmu.

9. The rule of thirds

Ini adalah salah satu aturan sederhana untuk fotografi namun sangat berharga untuk membuat komposisi fotomu tampak hebat. Mata kita secara alami tertarik untuk gambar yang terbagi menjadi tiga, di mana subjek foto akan sedikit melenceng dari tengah gambar.

Untuk membantu Anda mencapai hal ini, kebanyakan kamera smartphone membiarkan kamu menggunakan grid (garis dua horizontal dan dua garis vertikal) saat mengambil foto. Subjek foto Anda harus berada di salah satu dari empat persimpangan garis-garis ini secara teori untuk mendapatkan foto yang paling pas di mata. Cobalah!

10.Buat satu objek agar muncul beberapa kali di dalam foto panorama-mu

Aplikasi Kamera Google telah tersedia di Google Play Store sejak lama, sehingga siapapun yang menjalankan Android 4.4 KitKat atau lebih tinggi bisa menggunakan ini untuk perangkat Android mereka. Dalam aplikasi ini, kamu bisa menggunakan fungsi Panorama untuk mengambil gambar secara menyamping/horizontal di seluruh pandanganmu .

Jika ingin mendapatkan efek seram (tapi keren), usahakan subjek panorama Anda bergerak sesuai dengan kamera sehingga mereka dapat muncul lebih dari sekali dalam gambar. Kunci kesuksesan cara ini jatuh pada kestabilan pemegangan kamera ketika subjek-mu yang bergerak, sehingga ada baiknya jika ada seseorang untuk membantu-mu.